Probolinggo, Jawa TimurTegalsiwalanDesa · Potensi · PengetahuanDesa & pengetahuan petani

Selamat datang di Tegalsiwalan

Kenali desanya.Temukan potensinya.

Mengenal wilayah, warga, dan pengetahuan pertanian yang tumbuh bersama Desa Tegalsiwalan.

Bukit Dami, Probolinggo · Pinerineks / CC BY-SA 4.0
Tanaman bawang merah muda; foto referensi budidaya
Detail umbi bawang merah; foto Mufid Majnun
4,23 km²Luas desa · 2024

Mengenal desa kita

Berakar di desa. Bertumbuh bersama.

Desa Tegalsiwalan adalah satu dari 12 desa di Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Di wilayah seluas 4,23 km² ini, tercatat 4.508 penduduk dalam data tahun 2024.

Jejak pertanian bawang merah membuka jalan untuk mengenal desa lebih dekat: dari benih yang ditanam hingga pengetahuan yang dibagikan antargenerasi.

Wilayah & warga

Mengenal desa melalui letak, penduduk, dan lingkungan tempat tinggal.

Pengetahuan lokal

Menelusuri pengalaman pertanian melalui arsip dan rujukan yang tersedia.

Lebih dekat dengan desa
4.508Penduduk
1.592Keluarga
5 RWRukun warga
29 RTRukun tetangga

Ruang belajar petani

Belajar sepanjang musim

Mulai dari pengamatan sederhana. Pilih tahap untuk menemukan hal yang dapat dicatat dan rujukan yang dapat dibaca.

Kenali lahan sebelum menanam

Awali pembicaraan tentang musim tanam dari kondisi petak dan ketersediaan air. Catatan pengamatan membantu petani dan penyuluh merencanakan langkah berikutnya.

  • Catat kondisi lahan dan air.
  • Diskusikan kebutuhan dengan penyuluh.
  • Simpan catatan setiap musim.
Buka SOP Kementerian Pertanian

Pengetahuan petani layak diwariskan.

Sebuah arsip Kementerian Pertanian mencatat praktik penangkar dari Tegalsiwalan. Dari catatan itu, kita bisa memulai percakapan tentang pengalaman, perubahan, dan pelajaran antarmusim.

Baca jejak praktik lokal
Umbi bawang merah asal Brebes, foto referensi komoditasFoto bawang asal Brebes · Mufid Majnun / Unsplash

Baca & temukan

Cerita, data, dan bekal bertani

Lihat semua artikel

Harga pasar

Siskaperbapo Jawa Timur

Periksa tanggal, lokasi pasar, dan tingkat perdagangan sebelum membandingkan harga bawang merah.

Buka sumber harga

Cuaca & musim

BMKG Jawa Timur

Baca prakiraan musim sebagai bahan diskusi tentang kondisi air dan rencana tanam bersama penyuluh.

Buka prakiraan musim

Tanya jawab budidaya

Dari benih hingga panen.

Jawaban singkat untuk pertanyaan yang sering muncul saat menanam bawang merah. Sesuaikan praktiknya dengan kondisi lahan dan arahan penyuluh.

Jelajahi pustaka petani
Bagaimana memilih benih bawang merah yang baik?

Pilih benih yang jelas varietas dan asalnya, seragam, sehat, serta tidak tampak rusak. Tanyakan identitas dan mutu benih kepada penangkar atau penyuluh sebelum membeli.

Pedoman benih Kementerian Pertanian
Kapan waktu yang tepat untuk menanam bawang merah?

Tidak ada satu tanggal yang cocok untuk semua lahan. Pertimbangkan ketersediaan air, drainase, prakiraan hujan, dan varietas yang ditanam; cocokkan rencana tanam dengan kondisi setempat bersama penyuluh.

SOP budidaya Kementerian Pertanian
Seberapa sering bawang merah perlu disiram?

Kebutuhan air berubah mengikuti umur tanaman, cuaca, dan keadaan tanah. Amati kelembapan bedengan dan hindari air menggenang; jangan hanya mengikuti jadwal siram yang sama sepanjang musim.

SOP budidaya Kementerian Pertanian
Apa yang perlu dilakukan jika daun menguning atau bercak?

Amati dan catat gejalanya, bagian tanaman yang terkena, sebarannya, serta kondisi air di lahan. Penyebabnya bisa berbeda-beda, jadi konsultasikan dengan penyuluh sebelum menentukan pengendalian atau memakai pestisida.

SOP budidaya Kementerian Pertanian
Bagaimana mengetahui bawang merah siap dipanen?

Perhatikan kematangan umbi dan tanda pada daun sesuai varietas, bukan hanya menghitung hari sejak tanam. Bila memungkinkan, panen saat cuaca cerah dan angkat umbi dengan hati-hati agar tidak terluka.

Panduan pascapanen Kementerian Pertanian
Bagaimana menyimpan bawang merah setelah panen?

Keringkan atau layukan umbi dengan sirkulasi udara yang baik, pisahkan umbi yang rusak, lalu simpan di tempat kering dan berventilasi. Periksa simpanan secara berkala agar kerusakan tidak menyebar.

Panduan pascapanen Kementerian Pertanian

Mulai dari desa.
Teruskan dengan pengetahuan.

Jelajahi pustaka